Langsung ke konten utama

[Katakan Kata] | Sewaktu Kamu Punya Masalah


masalah itu tidak bisa absen dari kehidupan manusia. ia selalu timbul tenggelam seperti matahari dan rutinitasnya. saat tidak masalah, bukan berarti memang tidak ada. namun, belum muncul saja. istirahat sejenak menunggu kesiapan mentalmu.

masalah itu akan menimbulkan hambatan pada dirimu. maka, segeralah cari solusi untuk menyelesaikannya. bisa dengan diskusi bersama orang yang kamu anggap tepat, bukan malah yang akan menambah beban.

masalah mungkin akan menimbulkan rasa sakit. maka, kuatlah. sebab sejatinya rasa sakit itu tidak bisa dibagi. kau yang merasakan sendiri.


Februari, 2020
evi her

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Resensi] | Novel "Write Me His Story"

Resensi Novel "Write Me His Story" Source :  https://www.goodreads.com/book/show/41550660-write-me-his-story 1. Identitas Buku Judul               : Write Me His Story Penulis             : Ary Nilandari Penerbit           : Pastel Books Tebal Buku     : 448 halaman Tahun Terbit   : 2018, Cetakan Pertama ISBN               : 978-602-6716-40-8 2. Sinopsis/Blurb : Wynter Mahardika tidak pernah menulis buku harian. Untuk apa? Enam belas tahun hidupnya berantakan. Mum, Dad, dan ibu tiri, hanya singgah sesaat lalu membiarkannya tumbuh seperti semak liar. Selain mata biru dan darah British-nya, tidak ada yang menarik untuk dicatat. Kejailannya pada cewek-cewek? Ah, itu cuma pelampiasan kebe...

[Cerpen] | Cerpen Islami: Saudariku, Sampai Bertemu Kembali

“Aku sudah ada janji, sepulang kelas ada kumpul sama anak-anak organisasi daerah. Cuma di angkringan dekat pom bensin kok, kamu nggak usah khawatir.” Aku masih terngiang kata Diana yang terdengar menenangkan namun tetap meresahkanku. Sepulang kelas adalah empat jam yang lalu. Aku tahu benar jadwal Diana. Hari ini dia selesai kelas jam delapan malam dan sampai sekarang dia belum pulang ke kost. Kumpul macam apa sampai selama ini? Oke, mungkin terjadi kemunduran waktu dari jadwal sebelumnya, tetapi tetap saja ini sudah larut malam. Memangnya apa saja yang dibicarakan di perkumpulan itu sampai harus selama ini? Kenapa juga Diana tidak izin pulang terlebih dahulu? Lagi, aku mencoba menghubungi ponsel Diana. Namun, tetap saja tidak bisa. Ponsel anak itu mati membuatku benar-benar khawatir. Pikiran burukku mulai menjelajah ke mana-mana. Kalau sampai dia kenapa-kenapa, aku tidak bisa membayangkan ! Kuraih hoodie dan kerudung instan di balik pintu kamar, lantas mengambil kunci motor...